Kalimantan Barat: Rumah bagi Ratusan Sub Suku Dayak yang Beragam

 

Suku Dayak di Kalimantan (sumber: pinterest/brilio.net)

Kalimantan Barat merupakan provinsi dengan populasi suku Dayak yang signifikan dan memiliki keragaman sub-suku yang luar biasa. Berdasarkan berbagai sumber, terdapat ratusan sub-suku Dayak yang mendiami wilayah ini, masing-masing dengan kekhasan bahasa, adat istiadat, dan budayanya sendiri. Secara garis besar, sub-suku Dayak di Kalimantan Barat dapat dikelompokkan ke dalam beberapa rumpun besar.

Rumpun-Rumpun Besar Dayak di Kalimantan Barat:
Para ahli mengklasifikasikan keragaman sub-suku Dayak di Kalimantan Barat ke dalam beberapa rumpun utama, di antaranya:
  1. Rumpun Klemantan/Darat: Rumpun ini mendiami wilayah barat Kalimantan Barat, terutama di sekitar hulu-hulu sungai. Beberapa sub-suku yang termasuk dalam rumpun ini adalah Dayak Kanayatn, Dayak Bidayuh, dan Dayak Ketungau. Mereka dikenal ramah dan mudah berbaur.
  2. Rumpun Iban/Laut: Rumpun Iban tersebar di bagian utara Kalimantan Barat, berbatasan dengan Sarawak, Malaysia. Mereka dikenal dengan tradisi menenunnya yang khas dan rumah panjang (betang) yang megah. Sub-suku yang termasuk dalam rumpun ini antara lain adalah Dayak Iban itu sendiri, Dayak Sebaruk, dan Dayak Desa.
  3. Rumpun Apo Kayan: Meskipun lebih banyak mendiami Kalimantan Timur dan Utara, beberapa kelompok dari rumpun Apo Kayan juga terdapat di Kalimantan Barat. Mereka dikenal sebagai "orang hulu sungai" dan memiliki tradisi seni ukir yang halus. Sub-suku dari rumpun ini antara lain adalah Kenyah dan Kayan.
  4. Rumpun Murut: Rumpun Murut juga memiliki sebaran hingga ke wilayah utara Kalimantan Barat.
  5. Rumpun Punan: Dikenal sebagai kelompok Dayak yang memiliki pola hidup nomaden di masa lampau, sub-suku Punan tersebar di berbagai wilayah pedalaman Kalimantan, termasuk Kalimantan Barat.
  6. Rumpun Ngaju: Meskipun pusat penyebarannya berada di Kalimantan Tengah, pengaruh dan beberapa komunitas Dayak Ngaju juga dapat ditemukan di bagian selatan Kalimantan Barat.
Daftar Sub Suku Dayak di Kalimantan Barat:
  • Kabupaten Bengkayang: Dayak Kanayatn, Dayak Lara, Dayak Bakati'.
  • Kabupaten Landak: Dayak Kanayatn, Dayak Ahe, Dayak Banyadu'.
  • Kabupaten Sanggau: Dayak Bidayuh, Dayak Ribun, Dayak Jangkang, Dayak Mayau, Dayak Dosan.
  • Kabupaten Sintang: Dayak Seberuang, Dayak Desa, Dayak Ketungau, Dayak Taman, Dayak Embaloh, Dayak Kalis.
  • Kabupaten Kapuas Hulu: Dayak Iban, Dayak Taman, Dayak Tamambaloh, Dayak Punan, Dayak Kayan.
  • Kabupaten Sekadau: Dayak Kerambai, Dayak Ketungau.
  • Kabupaten Ketapang: Dayak Krio, Dayak Jelai, Dayak Kendawangan.
  • Kabupaten Kayong Utara: Dayak Kayung.
Selain yang telah disebutkan, masih banyak lagi sub-suku lainnya seperti Dayak Benuaq, Dayak Simpakng, Dayak Mali, Dayak Sekayam, dan puluhan lainnya yang tersebar di seluruh penjuru Kalimantan Barat.

Keragaman sub-suku Dayak ini merupakan kekayaan budaya yang tak ternilai bagi Indonesia. Masing-masing sub-suku memiliki kontribusi unik dalam membentuk mozaik kebudayaan di "Bumi Khatulistiwa" ini.

Berikut adalah rincian jenis sumber yang menjadi dasar informasi tersebut:
1. Publikasi Ilmiah dan Jurnal Akademik:
  • Jurnal dari Perguruan Tinggi: Banyak penelitian mengenai etnografi dan antropologi suku Dayak di Kalimantan Barat dipublikasikan oleh universitas lokal seperti Universitas Tanjungpura (UNTAN) di Pontianak, serta universitas lain di Indonesia. Jurnal-jurnal ini sering kali memuat hasil penelitian mendalam tentang klasifikasi, bahasa, dan adat istiadat sub-suku spesifik.
  • Lembaga Penelitian: Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang sekarang menjadi bagian dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) juga menjadi sumber utama data etnografi di Indonesia.
2. Situs Web Pemerintah dan Lembaga Kebudayaan:
  • Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat: Situs web resmi pemerintah provinsi atau dinas terkait sering kali menyediakan data demografis dan informasi mengenai kekayaan budaya, termasuk daftar suku dan sub-suku.
  • Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB): Lembaga di bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ini memiliki tugas mendokumentasikan dan mempublikasikan informasi tentang warisan budaya, termasuk profil suku-suku di wilayah kerjanya.
  • Portal Informasi Pemerintah Daerah: Situs web resmi pemerintah kabupaten di Kalimantan Barat (misalnya, Pemkab Sanggau, Pemkab Kapuas Hulu) sering kali memiliki artikel atau data tentang suku asli di wilayah mereka.
3. Portal Berita dan Media Massa:
  • Artikel dan liputan mendalam dari media massa kredibel seperti Kompas.com, National Geographic Indonesia, Tempo.co, dan media lokal seperti Pontianak Post atau Tribun Pontianak sering kali menjadi sumber informasi yang mudah diakses mengenai keberagaman suku Dayak.
4. Buku dan Ensiklopedia:
  • "Ensiklopedia Suku Bangsa di Indonesia" oleh Dr. Zulyani Hidayah adalah salah satu referensi cetak utama yang sering dikutip dalam studi etnografi Indonesia.
  • Buku-buku spesifik mengenai Sejarah dan Budaya Dayak Kalimantan Barat juga menjadi acuan penting.
5. Organisasi dan Komunitas Adat Dayak:
  • Publikasi atau situs web dari organisasi seperti Dewan Adat Dayak (DAD) di tingkat provinsi maupun kabupaten sering kali memberikan informasi langsung dari komunitas mengenai klasifikasi dan keberadaan sub-suku mereka.


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama